Dikirim 27.4.08
menjelang fajar
burung hantu mengirimiku
pesan singkat
"tolong panggil aku"
katanya
mungkin ia berusaha
menjaring malam esok
sedang aku,
masih terlelap
RB "AKAR", April '08
Dicatat oleh
Unknown , Jam 2:46 PM |
Comment
Pengemis [yang] Sedikit Pintar
sekali masa,
di hari senja
kutanya bocah kecil dekil
tentang waktu
waktu selalu berlalu
takan kembali, jawabnya
RB "AKAR", April '08
Dicatat oleh
Unknown , Jam 2:45 PM |
Comment
Pengemis [yang] Sedikit Pintar II
kamu, pengemis?
tanyaku
mungkin.
aku tumbuh di jalanan
tanpa disengaja
meminta derma
tanpa memaksa
jawabnya, panjang lebar
RB "AKAR", April '08
Dicatat oleh
Unknown , Jam 2:44 PM |
Comment
mungkin ini hanya tentang tarik-ulur,
kalau tidak seri, berarti ada salah satu
yang menang atau kalah.
terus-terang, aku merasa kecelik,
seperti melihat gajah dengan teropong bintang.
sama-sekali tidak akan pernah melihat bentuk aslinya.
sebesar apapun lensa dinaikan atau diturunkan.
bahkan permukaannya saja sangat samar.
hampir tidak mempunyai bentuk.
lagi-lagi terus-terang, aku merasa tertipu.
jika diibaratkan tarik-tambang, kau mengulur
terlalu banyak. banyak sekali!
hingga aku, hampir tidak merasa ada pilihan kalah.
untuk kemudian, kau menarik tambang itu dengan kekuatan yang sesungguhnya. sungguh, aku benar-benar kecelik! Pembukaan Rumah Budaya "AKAR" Kairo, Mesir. 07 April 2008.
Dicatat oleh
Unknown , Jam 2:41 PM |
Comment
entah apa yang membuatmu
ceria
entah apa yang membuatmu
tertawa
tawa-tawa kecil
sedikit lirih
Wisnu, Feb '08
Dicatat oleh
Unknown , Jam 1:56 PM |
Comment
ke mana pun kau bawa
senyum
senyum-senyum lagi
lagi-lagi senyum
yang kau bawa
ke mana pun
Wisnu, Feb '08
Dicatat oleh
Unknown , Jam 1:55 PM |
Comment
tanpa narasi
kelopak matamu
memang terlihat lusuh
Layaly, Maret '08
Dicatat oleh
Unknown , Jam 1:55 PM |
Comment
DARA [yang] BERMATA SAYU II
tidurlah,
kau terlihat letih
letih sekali!
Layaly, Maret '08
Dicatat oleh
Unknown , Jam 1:54 PM |
Comment
DARA [yang] SEDIKIT MURUNG
Beberapa kali kutatap
tatapan matamu
tetap saja kosong
RB "AKAR", Maret '08
Dicatat oleh
Unknown , Jam 1:52 PM |
Comment
DARA [yang] SEDIKIT MURUNG II
dapur, kamar, ruang tamu
ruang tamu, dapur, kamar
kamar, ruang tamu, dapur
mencari-cari
tempat menyendiri
di rumah ini
ramai sekali
RB "AKAR", Maret '08
Dicatat oleh
Unknown , Jam 1:51 PM |
Comment
padahal,
kulihat kau tertawa
tapi,
kutahu kau terluka
mungkin
RB "AKAR", Maret '08
Dicatat oleh
Unknown , Jam 1:46 PM |
Comment
padahal,
kutahu kau terluka
tapi,
kulihat kau tertawa
mungkin
RB, Maret '08
Dicatat oleh
Unknown , Jam 1:45 PM |
Comment
tidak pernah kudengar
kau merengek
apalagi bermanja-manja
RB "AKAR", Maret '08
Dicatat oleh
Unknown , Jam 1:44 PM |
Comment
bahkan,
dihantar saja
kau menolak
sambil tergesa-gesa
"terima kasih"
katamu
RB "AKAR", Maret '08
Dicatat oleh
Unknown , Jam 1:42 PM |
Comment
sekali waktu
di hari itu
kau depak
matahari senja
yang biasanya kucumbu
dengan paras wajahmu
RB "AKAR", Maret '08
Dicatat oleh
Unknown , Jam 1:41 PM |
Comment
sekali ini
tak mau pergi
"silahkan"
izinmu
"sebelum bosan"
tambahmu
lagi
kutatap saja
lekat-lekat
daripada
mencuri-curi
RB "AKAR", Maret '08
Dicatat oleh
Unknown , Jam 1:40 PM |
Comment
dan kuterka
bukan air matamu
karena,
kau mengeluarkannya
tanpa terisak
RB "AKAR", Maret '08
Dicatat oleh
Unknown , Jam 1:38 PM |
Comment
sungguh,
ingin sekali kupinjami kau
bahuku
andai saja kau tahu
andai saja kau perlu
RB "AKAR", Maret '08
Dicatat oleh
Unknown , Jam 1:37 PM |
Comment
maaf,
aku terlalu berani
meraih tanganmu
agar kau sadar
RB "AKAR", Maret '08
Dicatat oleh
Unknown , Jam 1:35 PM |
Comment
seharusnya
kau menamparku
tanpa ampun
kau malah berucap:
bagaimana,
sudah bisa menikmatiku bukan?
RB "AKAR", Maret '08
Dicatat oleh
Unknown , Jam 1:30 PM |
Comment